Archive for July, 2006

Saturday, July 29th, 2006

hari yang aneh …

aneh sekali hari ini. Mungkin kulminasi dari apa yang udah terjadi belakangan ini. Entah mengapa terasa tiba-tiba semuanya menjadi kosong. Tak tahu mengapa dan untuk apa hidupku ini. Serasa tak memiliki guna apapun untuk orang-orang di sekelilingku.

Hidup berjalan begitu saja. Sudah terjebak dalam rutinitas kah diriku? Sesuatu yang sangat ingin kuhindari. Namun, apakah tanpa sadar telah berada di dalamnya diriku ini. Mmm… sesuatu yang aneh. Terlebih ini semua perlahan membuatku menjadi tak sabar lagi untuk menantikan kesudahan dari hidupku .. ummm …

Ada sesuatu yang hilang … tapi ku sendiri masih tak mengetahui -apalagi mengerti- apa yang hilang tersebut. Ada sesuatu yang seharusnya kulakukan, namun tak kulakukan. Ataukah ini semua cuma sindrom liburan, di mana tak ada banyak hal yang kulakukan.

Di satu sisi, aku jadi merasa tak menghargai apa yang telah diberikan Tuhan bagiku. Padahal, bukan begitu juga sih. Aku serasa ingin mengerjakan sesuatu yang lebih banyak lagi dari yang sudah kukerjakan sekarang. Tapi … ???? ummm ….

memang hari ini adalah hari yang aneh …

29 Juli 2006

-V-

Tuesday, July 18th, 2006

hai …

roda kehidupan terus, terus, dan terus bergulir … meninggalkan
kenangan demi kenangan dalam silam … begitulah hidup, segala
sesuatunya akan terus berjalan, hingga hidup itu sendiri berakhir …

seperti kata orang, untuk setiap pertemuan, pastilah ada perpisahan …
dan kembali hari ini kurasakan perpisahan dari salah satu teman dekatku
di sini. mmm kembali perpisahan mesti terjadi dan sekali ini entah
mengapa baru terasa sedih kala dirinya telah pergi … sebetulnya
memang tidak ada yang perlu "disedihkan" sih, dia toh juga pergi untuk
menemukan kebahagiaannya sendiri, jadi mengapa lantas mesti merasa
sedih bila dirinya toh akan bahagia di sana? akh, ini mungkin hanya
sindrom "kehilangan teman" yang sedang kualami belakangan ini. Satu
demi satu teman di sini pergi untuk menyiapkan masa depannya mereka,
sementara aku tetap ada di sini, tiada beranjak. Entah mengapa, seperti
merasa ada sesuatu yang menahan derap langkahku. Atau mungkin,
sebenarnya aku sendiri yang tiada memiliki kemampuan untuk
mengembangkan apa yang kumiliki secara maksimal???

tiada guna untuk terus berada dalam khayalan kelam ini .. sudah
waktunya untuk kembali melangkah menuju hari esok. Kekhawatiran dan
rasa sedih untuk hari ini biarlah hanya untuk hari ini, esok akan
memilikinya sendiri … Lagipula, kekhawatiran dan kesedihan itupun
takkan menambahkan sejengkal dalam jalan kehidupan kita, jadi yah ..
lebih baik mempergunakan waktu dan energi yang kita miliki untuk
sesuatu yang lebih berguna (Matius 6:32-34) …

kuharapkan yang terbaik buat dirinya … semoga satu saat kita kan dapat bertemu lagi dalam satu waktu yang indah …

18 Juli 2006,

-V-

Wednesday, July 12th, 2006

beberapa hari belakangan ini tampaknya "mood"ku untuk menulis sedang ada di taraf yang lumayan tinggi … jadi kepingin nulis terus hehehhehe … apalagi malam ini waktu sedang melihat purnama di luar, tiba-tiba terbersit keinginan untuk nulis sesuatu di blog …

ngga kerasa, sekarang udah bulan Juli en itu berarti udah ada 3 purnama sesudah 17 Maret yang lalu dan sebelum purnama hari ini … Dan selama rentang waktu tersebut sudah banyak hal terjadi yang membuatku belajar mengenai banyak hal.

Beberapa di antara hal-hal baru yang kupelajari itu mungkin sudah tertuang dalam tulisan-tulisanku di blog ini dan di artikel-artikel yang kutulis di JurnalKita. Tapi, selain dari yang sudah tertulis itu, masih ada beberapa hal yang ingin kutulis dalam beberapa waktu ke depan. Yang satu mengenai rasa khawatir dan yang lainnya adalah mengenai sabar menanti janji Tuhan. Semoga saja keduanya dapat segera kutuangkan dalam kata-kata dan dapat segera dibaca di blog ini …

Yang jelas malam ini ialah purnama kelima di mana aku berada di dalam situasi ini … Situasi yang aneh, hilang dan timbul ngga karuan huehuehuue … Tapi, melalui situasi seperti inilah jadi ada banyak hal yang dapat kubagi buat yang lain. Terima kasih buat mereka yang secara ngga sadar -atau mungkin sadar- telah membantuku untuk belajar mengenai hal-hal tersebut.

Diemen, 13 July 2006
00:11 AM
-V-

susah dan sedih

Friday, July 7th, 2006

hari ini hari yang indah … walaupun sepanjang siang langit mendung dan surya baru keluar di sore hari. Tapi, lepas dari itu semua, hari ini tadi adalah hari yang indah … :D

jadi ingin menulis sesuatu buat mereka yang saat ini tengah dirundung kesedihan dan kesusahan, khususnya buat mereka yang saat ini sedang mengalami masa-masa yang membuat diri frustrasi dan kehilangan semangat hidup ….

kalau mengikuti beberapa tulisan sebelum ini, tentu pembaca akan menyadari bahwa beberapa waktu yang lalu, aku sempat beberapa kali berada dalam situasi di mana tak ada satu halpun yang dapat kulakukan untuk keluar dari masalah tersebut. Aku benar-benar berada pada situasi di mana aku tak mempunyai kekuatan dan tenaga untuk menghadapi satu "kekuatan" yang tak terlihat, namun sangat berkuasa. Hari-hari di mana aku merasa frustrasi, lebih-lebih fakta di mana hal-hal tersebut tak dapat kubagi dengan orang lain (karena memang tak ada …) … uuuh .. benar-benar hari yang kelam (termasuk beberapa hari yang lalu) …

namun, waktu teruslah berlalu. Perlahan tapi pasti masa-masa itupun berlalu seiring dengan penyertaan Tuhan dalam hidupku. Sehingga, meskipun kusendiri dan tak memiliki seorangpun untuk berbagai dan melalui masa-masa tersebut bersama, aku masih hidup sampai sekarang dan masih sehat lahir dan batin (semoga menurut yang lain juga begitu) …. Semuanya syukur tentunya hanya dapat kuarahkan padaNya yang setia menyertaiku melalui hari-hari tersebut.

Nah … hari ini, aku belajar bahwa selain pelajaran-pelajaran yang telah kuterima selama masa-masa itu, pengalaman di waktu-waktu tersebut ternyata berguna sekali untuk membantu temanku yang lain. Sembari chatting bersama dengan dirinya, aku menjadi tersadar bahwa terkadang masa-masa "kegelapan" yang terjadi dalam kehidupan kita, memang harus terjadi sehingga di samping kita dapat belajar mengenai kehidupan (dan bagaimana untuk tetap bertahan hidup), hal-hal tersebut dapat kita pakai di satu masa yang akan datang (tak tahu kapan waktunya) untuk membantu orang-orang di sekeliling kita yang mengalami masalah. Sehingga, paling tidak mereka dapat "terselamatkan" dari hal-hal yang mungkin dapat memperburuk kondisi hidup mereka. Dan hari ini tadi, tidak tahu gimana, aku bisa merasa bersyukur bahwa aku telah - dan sedang - melalui masa-masa tersebut. Rencana Tuhan itu memang sungguh luar biasa dalam kehidupan kita.

Untuk menutup, dua kutipan ayat dari Alkitab yang mungkin berguna buat pembaca:
Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi
mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Yakobus 1:13
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang
dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia
sendiri tidak mencobai siapapun.

Tuhan Yesus memberkati …
-V-

just for my mom

Saturday, July 1st, 2006

jika sebelum ini aku menuliskan perasaanku terhadap dia yang kucintai, hari ini aku ingin menuliskan sesuatu bagi ibuku yang tercinta …

dalam hidupku, tentunya akan kuberikan yang terbaik daripadaku untuk setiap hal yang kukerjakan, meski demikian ada dua orang yang kepada mereka akan kuberikan segala yang ada, meski mungkin itu harus melewati batas yang kumiliki … jika kamu telah membaca tulisan-tulisanku sebelum ini, tentunya telah mengetahui siapa seorang yang satu … sedangkan yang satu orang lagi ialah Ibuku …

Ibuku, seorang perempuan tangguh yang berdiri di atas kakinya sendiri, tegar menghadapi berbagai macam rintangan dan hambatan dalam kehidupan. Sendiri membesarkan diriku hingga aku menjadi manusia seperti yang sekarang ini. En dia telah melalui banyak hal untuk bisa membawaku menjadi manusia dewasa …

Hari ini kutersadar bahwa tanpa kusadari aku telah mengecewakannya teramat sangat .. di hari-hari di mana kami seharusnya dapat berkumpul bersama, karena dia telah meluangkan waktunya bagiku, namun justru aku yang tak ada di sana baginya … bisakah kau bayangkan perasaan hati seorang ibu yang sangat mendambakan kehadiran anaknya, namun sang anak justru tak menyadari hal tersebut??? sungguh ku telah berdosa besar padanya …

Padahal, dialah sosok yang senantiasa ada untuk menguatkan diriku saat aku sedang goyah … ada menemaniku saat ku terbaring sakit (buat yang tahu riwayatku, dia selalu ada di sisiku saat aku melewati semuanya itu) … sosok yang kutahu aku dapat lari kepadanya setiap saat di saat aku membutuhkan perlindungan dan kasih sayang seorang Ibu … ironisnya, aku tersadar pula bahwa ada satu waktu tatkala aku tidak benar-benar menyediakan waktu baginya saat ia terbaring sakit … mm benar-benar aku adalah seorang anak yang tak berguna …

paling tidak sekarang aku telah menyadari kesalahan yang sudah terjadi di masa silam … waktunya untuk kembali membenahi diri dan berusaha untuk kembali melakukan yang terbaik baginya …

wish all the best for my beloved mother … mungkin ngga akan cukup apa yang kulakukan dalam kehidupan ini untuk membalas kasih sayangmu. Namun, selama masih ada kemampuan dalam diri, akan kuberikan yang terbaik dariku bagimu …

love you mom,

-V-