Friday, June 30th, 2006
dari sekian banyak orang di dunia ini, kenapa justru dengan dirinya kutertarik? bukan kepada yang lain, tapi hanya kepada dirinya? sesuatu yang aneh tapi terjadi dan hal ini nyata adanya .. mmm .. sesuatu yang tidak kumengerti, tapi memang tampaknya tidak harus kumengerti …
meski demikian, adalah satu kehormatan bagiku untuk bertemu dan mengenal dirinya. Satu penghargaan yang tiada terkira … terlebih banyaklah orang di luar sana yang lebih baik dariku, namun kubersyukur kala jalan hidup kita berpapasan dan kudapat mendapat kesempatan yang tiada diperoleh oleh orang lain …
kini, selagi masih ada waktu tersedia, lebih baik untuk memanfaatkan waktu-waktu yang ada tersebut dengan sebaik-baiknya … takkan tahu apa yang kan terjadi jika waktu tersebut telah usai dan harus berpisah dengannya … sesuatu yang akan sangat sulit untuk dilalui en kemungkinan besar bakal terasa berat …
tapi, tak ada guna juga untuk terus terkungkung dalam kesedihan yang akhirnya hanya akan membawa penderitaan diri pribadi .. banyak orang di luar sana, termasuk dirinya, yang mengalami hal yang lebih berat dari diriku, jadi kenapa aku harus membiarkan ego pribadi terus menguasai alam pikiranku? membuat diri menjadi lemah …
saat masa itu t’lah usai, kuyakin kami kan bertemu kembali … dalam satu waktu yang lain … di mana telah terbentang kisah suka dan duka yang akan kami lalui bersama … di mana ‘kan ada sukacita, tawa ceria, tangis kesedihan, dukacita … semuanya silih berganti menghiasi waktu-waktu tersebut … namun, biarlah masa depan menyimpan rahasianya sendiri … kelak ‘ku kan mengetahuinya sendiri …
bangun hai jiwa yang sekarat … banyak hal menanti untuk dilakukan …
kepakkan sayapmu … maka akan kau lihat hal-hal yang belum kau lihat saat ini …
hidup ini hanyalah sekali … jangan kau sia-siakan waktumu …
ingatlah !!!!
hai JIWA, hiduplah untuk seorang yang kau cinta
cintailah dia seperti tak seorangpun t’lah mencintainya
berikan yang terbaik baginya tanpa berharap balas
hingga dia kan mampu tuk bebas temukan jalan hidupnya
tuk bebas terbang tinggi di langit biru
tuk rasakan kebebasan dalam lalui hari
seperti yang ia pernah rasakan sejenak di masa yang lampau
BAGIMU, meskipun badai rintangan menghadang
yakinlah bahwa kau kan laluinya
karna kau mampu
karna kau kuat
dan kau punya Tuhan dalam hidupmu
selama ku mampu,
ku kan ada di dekatmu,
tuk temanimu hingga kau mampu tersenyum dari hati yang terdalam
tinggalkan pahit dan duka dalam kelam silam
hingga getir kan beralih menjadi suka
dan damai menguasai hatimu
dan biarlah harap kan menjadi nyata
hingga selesailah tugas hamba
karena hanyalah kau satu-satunya
yang telah rengkuh hati
-V-
1 Juli 2006
